REKAYASA DIGITAL SISTEM EKONOMI DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI SIRKULAR BERBASIS EKONOMI SYARIAH DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR
Abstrak
Tata kelola bank sampah komunal konvensional seringkali diwarnai oleh inefisiensi manajerial dan ketergantungan pada pencatatan manual yang memicu asimetri informasi. Dalam perspektif ekonomi Islam, kondisi ini memanifestasikan gharar (ketidakpastian informasional) yang berpotensi mencederai amanah (kepercayaan) dan 'adl (keadilan valuasi), sekaligus mengabaikan sirkularitas material organik yang bertentangan dengan prinsip Hifzh al-Biah (pelestarian lingkungan). Penelitian ini bertujuan untuk merekayasa, mengembangkan, dan mengevaluasi ekosistem platform digital bank sampah (SiRKAH) yang secara inheren mengintegrasikan tata kelola sirkular dengan prinsip Maqashid Syariah. Menggunakan Design Science Research Methodology (DSRM), artefak sistem ini divalidasi oleh panel pakar multidisiplin menggunakan metrik Content Validity Index (CVI) dan dievaluasi efikasinya melalui komparasi operasional lapangan (pre- vs. post- implementation). Hasil uji pakar mengonfirmasi validitas arsitektur yang sangat superior dengan nilai S-CVI mencapai 0,939. Secara operasional, implementasi protokol Ijab-Qabul digital (otentikasi ganda) dan buku besar immutable terbukti menghasilkan disrupsi efikasi yang signifikan: mereduksi durasi transaksi hingga 94,2%, mengeliminasi absolut (100%) margin kesalahan pencatatan dan perselisihan saldo, serta mampu mengakselerasi tingkat partisipasi nasabah sebesar 46,4%. Studi ini berkontribusi pada literatur Green Information Systems (Green IS) melalui konseptualisasi "Arsitektur Sistem Bebas-Gharar", membuktikan bahwa fusi antara rekayasa teknologi digital dengan nilai etika religio-komunal merupakan instrumen yang tangguh untuk memulihkan kepercayaan publik dan mengakselerasi adopsi ekonomi sirkular.
Referensi
[2] Badan Pusat Statistik Kabupaten Lombok Timur, “Kabupaten Lombok Timur Dalam Angka 2024,” BPS Kabupaten Lombok Timur, Selong, 2024. [Daring]. Tersedia pada:
https://lomboktimurkab.bps.go.id/id/publication/2024/ 02/28/fd47edc0d6206b8e38548962/kabupaten- lombok-timur-dalam-angka-2024.html
[3] W. Wahyudin dan A. R. Dwinanda, “Perencanaan Perluasan TPA Ijobalit Kabupaten Lombok Timur Dengan Sistem Controlled Landfill,” Envirotek :
Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan, vol. 16, no. 2, 2024, doi: 10.33005/envirotek.v16i2.348.
[4] F. B. Awino dan S. E. Apitz, “Solid waste management in the context of the waste hierarchy and circular economy frameworks: An international critical review,” Integrated Environmental Assessment and Management, vol. 20, no. 1, hlm. 9–35, Jan 2024, doi: 10.1002/ieam.4774.
[5] J. E. Aryansah, A. Alfitri, S. P. Prabujaya, M. Y. Abror, dan A. Kholek, “Sosialisasi dan Pendampingan Pembentukan Bank Sampah dengan Menggunakan Modal Sosial Masyarakat Untuk Menciptakan Desa Bersih dan Sehat di Desa Burai Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir,” SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 1, no. 3, hlm. 296–304, Nov 2022, doi: 10.55681/swarna.v1i3.126.
[6] J. Shadiq, H. S. Yudiarso, D. I. Putri, F. Mantovani, dan
P. Teja, “Implementasi Sistem Timbangan Sampah Berbasis Internet of Things (IoT) untuk Meningkatkan Efisiensi Operasional Bank Sampah,” INFORMATICS FOR EDUCATORS AND PROFESSIONAL : Journal
of Informatics, vol. 10, no. 2, hlm. 50–58, Desember
2025, doi: https://doi.org/10.51211/itbi.v10i2.3793.
[7] Y. A. Fatimah, K. Govindan, R. Murniningsih, dan A. Setiawan, “Industry 4.0 based sustainable circular economy approach for smart waste management system to achieve sustainable development goals: A case study of Indonesia,” Journal of Cleaner Production, vol. 269, hlm. 122263, Okt 2020, doi: 10.1016/j.jclepro.2020.122263.
[8] V. Tundjungsari, B. P. D. Putranto, M. B. Ulum, dan
N. Anwar, “An integrated model for circular waste management using the internet of things, semantic web, and gamification (Circonomy): Case study in Indonesia,” JMIR Serious Games, vol. 13, no. 1, hlm. e66781, 2025.
[9] P. Sukmasetya dan P. Dwihantoro, “Pemanfaatan Pendekatan User-Centered Design dan Komunikasi Pembangunan dalam Pengembangan Aplikasi Clean Earth untuk Pengelolaan Sampah Cerdas,” Jurnal Ilmiah Sistem Informasi (JISI), vol. 4, no. 2, hlm. 136– 144, 2025.
[10] R. L. P. Kushwaha, “AI-Enhanced Blockchain Frameworks For Circular Economy: Driving Transparency In Waste Management And Resource Recovery,” International Journal of Environmental Sciences, vol. 11, no. 24s, hlm. 31–40, 2025.
[11] Z. Murti, Dharmawan, Siswanto, D. Soedjati, A. Barkah, dan P. Rahardjo, “Review of the Circular Economy of Plastic Waste in Various Countries and Potential Applications in Indonesia,” IOP Conf. Ser.: Earth Environ. Sci., vol. 1098, no. 1, hlm. 012014, Okt 2022, doi: 10.1088/1755-1315/1098/1/012014.
[12] A. Bathaei, B. Bahramimianrood, dan S. R. Awang, “Blockchain-enabled circular economy: Rethinking waste management in global manufacturing,” Transformations and Sustainability, vol. 1, no. 2, hlm. 118–131, Mei 2025, doi: 10.63775/1xwx6s13.
[13] H. Herdiansyah, B. L. Gustiawati, dan E. Frimawaty, “Digital-based Plastic Waste Collection System in the Context of Sustainable Development Goals,” Jurnal Wilayah dan Lingkungan, vol. 13, no. 3, hlm. 17–28, Des 2025, doi: 10.14710/jwl.13.3.17-28.
[14] S. R. Seyyedi, E. Kowsari, M. Gheibi, A. Chinnappan, dan S. Ramakrishna, “A comprehensive review integration of digitalization and circular economy in waste management by adopting artificial intelligence approaches: Towards a simulation model,” Journal of Cleaner Production, vol. 460, hlm. 142584, Jul 2024, doi: 10.1016/j.jclepro.2024.142584.
[15] A. Hevner dan S. Chatterjee, Design Research in Information Systems: Theory and Practice, vol. 22. dalam Integrated Series in Information Systems, vol.
22. Boston, MA: Springer US, 2010. doi: 10.1007/978- 1-4419-5653-8.
[16] N. Hakim, M. R. Pairan, dan M. I. Zakaria, “Step-By- Step guide to calculating content validity index (CVI) for single constructs using excel,” Int J Res Innov Social Sci, vol. 9, no. 3, hlm. 1717–26, 2025.
[17] A. Farikhin dan H. Mulyasari, “Gharar, Fraud and Dispute in Islamic Business Transaction an Islamic Law Perspectives,” International Economic and Finance Review, vol. 1, no. 2, hlm. 40–53, Sep 2022, doi: 10.56897/iefr.v1i2.18.
[18] I. Sari, Nurhayati, dan Y. S. J. Nasution, “Smart Sukuk: Model Blockchain Untuk Meningkatkan Transparansi Dan Mengurangi Gharar,” AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora, vol. 6, no. 1, hlm. 1306–1315, Des 2025, doi: 10.37680/almikraj.v6i1.8578.
[19] R. R. A. Fitriah dan F. Prameswari, “Kemaslahatan Green economy dalam perspektif Maqashid Syariah pada Viernamo Ecoprint UMKM Griya Busana Racel Kota Samarinda,” Jurnal Oportunitas : Ekonomi Pembangunan, vol. 4, no. 2, hlm. 181–189, Agu 2025, doi: 10.29303/oportunitas.v4i2.2163.
[20] R. E. K. Wardani, “The Implementation of Blockchain- Based Smart Contracts in Islamic Finance: Opportunities and Challenges,” Dalwa Islamic Economic Studies: Jurnal Ekonomi Syariah, vol. 4, no. 2, hlm. 130–152, Des 2025, doi: 10.38073/dies.v4i2.3760.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-sa4.footer##Semua tulisan pada jurnal ini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Jurnal Teknimedia memberikan akses terbuka terhadap siapapun agar informasi dan temuan pada artikel tersebut bermanfaat bagi semua orang. Jurnal Teknimedia dapat diakses dan diunduh secara gratis, tanpa dipungut biaya, sesuai dengan lisensi creative commons yang digunakan.

Jurnal TEKNIMEDIA : Teknologi Informasi dan Multimedia is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional
.png)





